Jumat, 25 Maret 2022

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Dwita Ria: Jaga Persatuan dan Kesatuan


 

Anggota MPR RI Fraksi Partai Gerindra Dwita Ria Gunadi kembali menyosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan pada Jumat, 25/03/2022, bertempat di Aula Desa Mekar Sari Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan tersebut dilaksanakan dengan penerapan Protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Dwita Ria nyampaikan bahwa nilai-nilai Pancasila sangat penting dalam menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara. “Ditengah pandemi Covid-19, kesatuan dan persatuan harus dirawat dengan baik agar kita dapat melewati masa sulit ini bersama-sama. Kita harus memupuk rasa persatuan dan kesatuan, karena ditengah pandemi ini, banyak pihak yang menginkan bangsa ini terpecah. Kita tidak boleh terprovokasi” ujar Dwita Ria.



Dia juga mengatakan bahwa Salah satu caranya dengan menjalankan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, rasa kepedulian dan toleransi harus kita hadirkan dalam kehidupan bermasyarakat kita. “Saat ini banyak yang harus isolasi mandiri, kita harus membantu para korban Covid yang sedang isolasi. Kita jauhi virusnya, bukan orangnya. Rasa kebersamaan kita jangan hilang, kita harus tetap saling tolong menolong, tanpa mengabaikan protokol kesehatan,” tegas Dwita Ria.

Acara sosialisasi 4 pilar yang dihadiri tokoh masyarakat, agama dan Ormas yang ada di Kalirejo tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan informasi terkait fungsi Pancasila sebagai pilar yang mengokohkan bangunan sebuah bangsa. Sesuai UU No 17 tahun 2014, setiap anggota MPR memiliki tugas untuk mensosialisasikan dan memasyarakatkan Empat Pilar MPR RI.

Ada pun empat pilar kebangsaan itu adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika. Empat pilar itu harus dijaga dan dipelihara oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Dengan memahami dan memegang teguh nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar ini, akan menjadi kekuatan kita sebagai bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan internal dan eksternal,” tambahnya.(*)

Selasa, 13 Februari 2018

Dwita Ria Gelar RDP Penguasaan IPTEK di Tulang Bawang

Kegiatan RDP oleh Ir. Dwita Ria Gunadi di Tulang Bawang, Lampung
TULANG BAWANG -Usaha peningkatan kualitas sumberdaya manusia dan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek)serta memperhatikan tantangan perkembangan global merupakan pengertian dari pembangunan nasional.
Hal itu dikatakan anggota MPR RI Fraksi Partai Gerindra, Ir. Dwita Ria Gunadi saat melaksanakan gelar rapat dengar pendapat dengan tema "Arah dan Tahapan Pembangunan Bidang Sumber Daya Manusia dan Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi" bersama segenap tokoh masyarakat Kabupaten Tulang Bawang bertempat di Lapangan Kantor DPC Gerindra Tulang Bawang pada Selasa (13/2/2018) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Dwita Ria, berpesan kepada para tokoh masyarakat yang hadir untuk senantiasa memperkuat basis sumber daya manusia mengingat pertarungan Bangsa berada pada kompetisi SDM dalam ruang apapun terutama di era global sekarang ini.
Pertarungan hari ini merupakan pertarungan sumber daya, siapa yang unggul maka dialah menjadi pemenang dalam aspek apapun, jangan pernah berhenti untuk melakukan proses pengembangan sumber daya apalagi di era teknologi sekarang ini akan begitu memudahkan kita melakukan pengembangan sumber daya manusia,” kata Dwita Ria
Dwita Ria  menekankan, agar tokoh masyarakat di Tulang Bawang menyadari bahwa Pemuda hari ini harus menjadi pilar utama dalam pembangunan SDM dan IPTEK, pemuda merupakan asset dan ahli waris negara ke depan. 
“Pemuda hari ini adalah pemimpin 10 atau 20 tahun ke depan, dengan kesadaran yang dimiliki tentu akan mendorong para pemuda lebih mempersiapkan diri di era kompetisi pemuda adalah asset yang harus dirawat secara berkelanjutan, mari kita berkolaborasi untuk membentuk generasi muda unggul di Tulang Bawang” ujar ketua Dwita Ria.

Senin, 12 Februari 2018

Dwita Ria Sosiialisasi 4 PILAR untuk tingkatkan pehaman tentang Pancasila

Ir.Dwita Ria Gunadi, memberikan buku sosialisasi 4 PILAR kepada peserta Sosialisasi 4 PILAR Kebangsaan
LAMPUNG TENGAH- Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Ir. Dwita Ria Gunadi melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Kabupaten Lampung Tengah, Senin (12/2/2018). Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara tersebut diikuti 150 orang.
Dalam paparannya, Dwita Ria menjelaskan bahwa MPR terdiri atas anggota DPR dan anggota DPD yang dipilih melalui pemilihan umum. MPR merupakan Lembaga Permusyawaratan Rakyat yang berkedudukan sebagai Lembaga Negara. “Masyarakat harus memahami tugas-tugas MPR dan DPD,” kata Dwita Ria
Menurut Dwita Ria, kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara mempunyai tujuan di antaranya, untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan Ketetapan MPR.
Serta, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya seluruh penyelenggara pemerintah dan diharapkan agar masyarakat memahami serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sesi dialog, peserta Sosialisasi Empat Pilar Abdul Manaf menyampaikan bahwa pendidikan agama dan moralitas di sekolah umum dirasa masih sangat kurang. Karena sekarang sudah tidak ada lagi pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan budi pekerti, padahal penting untuk membangun moral para pelajar.
Dengan terlaksananya kegiatan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan ini diharapkan dapat menjadi umpan balik bagi anggota DPR/MPR RI dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat  terhadap nilai-nilai kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Sehingga, dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Kami minta setelah adanya pertemuan ini masyarakat bisa mengkedepankan nilai-nilai kebangsaan, turut merukunkan sesama di dalam perbedaan apapun,” kata politisi Partai Gerindra itu
Dwita Ria mengingatkan kembali kepada beberapa kepala desa dan  aparat desa yang hadir untuk berhati-hati serta jelas dalam penggunaan Dana Desa yang ada. Gunakan semua untuk membangun sesuai dengan perencanaan yang telah disusun. “Jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan bupati dan dinas terkait. Gunakan Dana Desa sesuai pokoknya, jangan tergiur dengan uang yang bukan hak kita,” kata Dwita Ria

Sabtu, 08 April 2017

Dwita Ria Gelar Dengar Pendapat Masyarakat di Lampung Timur

Berfoto bersama beberapa perwakilan peserta usai kegiatan DPM
Lampung - Anggota MPR RI Ir.Dwita Ria Gunadi menggelar rapat dengar pendapat pada Sabtu(08/4/2017) di Kecamatan Way Bungur,Lampung Timur. Acara tersebut dihadiri sejumlah aktivis pemuda, ormas, LSM, dan pengurus partai Gerindra kecamatan Way bungur serta Anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra Kabupaten Lampung Timur.

Acara yang mengambil tema Penegasan Bhineka Tunggal Ika sebagai Perekat Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara untuk memperkuat wawasan Nusantara  ini berlangsung meriah, bahkan di akhir acara dilakukan sesi tanya jawab hingga pembagian hadiah bagi penyana terbaik.

Acara tersebut menjadi bagian dari agenda rutin yang dilaksanakan anggota MPR RI setiap tahunnya. Dengan harapan agar masyarakat bisa bisa menanamkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena, nilai yang terkandung didalam pancasila harus diterjemahkan dan diterapkan, sehingga kehidupan bernegara dan beragama bisa berjalan beriringan.

Anggota MPR RI Ir.Dwita Ria Gunadi mengatakan, bahwa semua sila yang ada di dalam Pancasila merupakan kesatuan yang bulat dan utuh, sehingga pemahaman dan pengalamannya harus mencakup semua nilai yang terkandung di dalamnya. H Ahmad Subadri menjelaskan pada Sila pertama yaitu, Ketuhanan Yang Maha Esa, mengandung nilai spirituil yang memberikan kesempatan seluas - luasnya kepada semua pemeluk agama dan kepercayaan terhadap Tuhan YME sehingga atheis tidak berhak hidup di bumi Indonesia.

"Semua makna yang terkandung didalam semua sila utuh, pada sila kedua  Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, mengandung nilai satu derajat, sama hak dan kewajiban, serta bertoleransi dan saling mencintai." Ujarnya.

Pada sila ke 3 Persatuan Indonesia sambung Ir.Dwita Ria Gunadi, mengandung nilai kebersamaan, bersatu dalam memerangi penjajah dan bersatu dalam mengembangkan negara Indonesia. Dan pada sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, mengandung nilai kedaulatan berada di tangan rakyat atau demokrasi yang dijelmakan oleh persatuan nasional

"Pada bagian sila ke 5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengandung sikap adil, menghormati hak orang lain, dan bersikap gotong-royong yang menjadi kemakmuran masyarakat secara menyeluruh dan merata." Ujar Ir.Dwita Ria Gunadi

Sementara Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung Timur, Hi.Hassudin Waka menyambut baik acara rapat dengar pendapat antara anggota MPR RI dengan warga Way Bungur, Lampung Timur. Menurutnya acara ini merupakan bagian dari acara yang sangat penting dilakukan agara masyarakat mengetahui dan memahami nilai-nilai pancasila sebagai ideologi dan falsapah bangsa.

"Kalau masyarakat tidak paham tentang nilai-nilai pancasila tentunya akan rentan terhadap perpecahan. Acara ini sangat bagus agar masyarakat di Lampung Timur ini memiliki jiwa nasinalisme dan patriotisme," ucapnya.

Jumat, 07 April 2017

Dwita Ria : Sosialisasi 4 Pilar di Way Bungur

Anggota MPR/DPR RI dari Fraksi Gerindra, Dwita Ria Gunadi, yang berasal dari dapil Lampung II, melakukan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Toto Mulyo, Way Bungur, Lampung Timur pada Jumat (7/4) . Acara tersebut dihadiri kepala desa se-Kecamatan Way Bungur, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, ormas, dan ratusan masyarakat.
Dwita Ria mengatakan, program sosialisasi empat pilar kebangsaan ini, merupakan program dari MPR RI.
Tujuannya adalah memberikan pembelajaran kepada masyarakat untuk mengerti apa itu empat pilar kebangsaan. Dengan harapan, meningkatkan kesadaran tentang berkehidupan berbangsa dan bernegara.
Yang terpenting, kata Dwita Ria, peserta dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih lagi saat ini Indonesia sudah menginjak usia ke 71 tahun kemerdekaan.
“Harapan saya dengan sosialisasi ini dapat dijadikan sebagai pembangkit semangat, membangun kesadaran, dan memperkokoh persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara, hidup berdampingan dengan rukun dalam bingkai NKRI yang seutuhnya,” pungkasnya.

Senin, 13 Februari 2017

Dwita Ria Gelar Dengar Pendapat Masyarakat di Lampung Tengah


Perempuan Inspirasi - Ir.Dwita Ria Gunadi, Anggota MPR RI Fraksi Partai Gerindra mengadakan Dengar Pendapat Masyarakat di Lampung Tengah. Kegiatan tersebut berlokasi di Seputih Agung Lampung Tengah. Dwita Ria didampingi tokoh masyarakat setempat menggelar Dengar Pendapat Masyarakat dengan tema "Penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara, Ideologi Bangsa dan Negara".
Rapat Dengar Pendapat Masyarakat pada Senin (13/2/2017) itu dihadiri 150 orang peserta. Mereka merupakan masyarakat Seputih Agung, Lampung Tengah yang merupakan konstituen Dwita Ria di Lampung II.
Dalam pemaparannya, Dwita Ria menghimbau kepada masyarakat agar terus menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Dwita Ria menegaskan bahwa Pancasila merupakan Dasar sekaligus Ideologi bagi Bangsa dan Negara Indonesia. Untuk itu, sebagai Warga Negara Indonesia sudah seharusnya Pancasila dijadikan nilai-nilai dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

"Melalui Dengar Pendapat Masyarakat, saya berusaha menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila pada lapisan masyarakat. Mari bahu-membahu membangun daerah dan bangsa yang kita cintai ini," ujarnya. Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut dan berharap acara serupa bisa kembali digelar di daerahnya.
Selain Dengar Pendapat Masyarakat Dwita Ria juga menyerap aspirasi masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, ketahanan keluarga, hingga masalah pertanian.